Tentang PT. Enesers Mitra Berkah (EMB)

Enesers atau yang lebih dikenal dengan PT. Enesers Mitra Berkah (EMB), berdiri secara legal tanggal 25 November 2016 namun sebetulnya riset dari pengembangan produk maupun perusahaan kami sudah kami mulai di tahun 2012, PT. Enesers merupakan salah satu dari 4 perusahaan alat kesehatan mitra group. PT. Enesers Mitra Berkah (EMB) melengkapi 3 perusahaan mitra group yang sebelumnya yaitu PT. Mitra Inti Medika (MIM), PT. Mitra Buana Maju (MBM) dan PT. Mitra Tera Akurasi (MTA).

VISI

Menjadi perusahaan lokal alat kesehatan nasional yang berkelas untuk mendukung kemandirian produk lokal, serta menyerap kebutuhan pasar dalam negeri.

MISI 

Membuat produk lokal alat kesehatan berkualitas dan aman yang memenuhi standar nasional maupun internasional, serta memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.

Managemen

PT. Enesers Mitra Berkah (EMB)

Dasar Pendirian PT. Enesers Mitra Berkah (EMB) yang mendasari pendirian PT. EMB sebagai perusahaan manufacture alat kesehatan dalam negeri karena minimnya produk alat kesehatan dalam negeri yang berkualitas dengan teknologi level medium & tinggi, selain itu juga didasari dengan terbitnya regulasi pemerintah yang mendorong industri alat kesehatan dalam negeri yaitu :
• Instruksi Presiden RI No. 6 Th 2016 tentang percepatan pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan.
• Peraturan menteri perindustrian RI No : 16/M-Ind/PER/2/2011 ketentuan dan tata cara pengitungan tingkat komponen dalam negeri.
Dengan regulasi tersebut PT. EMB akan menjadi salah satu perusahaan manufacture yang menerapkan teknologi menengah sampai teknologi tinggi bidang alat kesehatan, untuk mewujudkan kemandirian industri dalam negeri.

Kebijakan Mutu

PT. Enesers  Berkomitmen untuk :
1. Selalu meningkatkan kepuasan pelanggan
2. Menghasilkan produk yang aman
3. Selalu berupaya menjamin mutu produk yang dihasilkan oleh :
     • Pengiriman tepat waktu
     • Peningkatan sumber daya manusia
     • Melakukan peningkatan berkesinambungan
4. Memenuhi peraturan dan perundangan yang berlaku dan
5. Memelihara keefektivitasan dari sistem manajemen mutu.